Jumat, 13 Oktober 2017

Tentang kerasukan 1

[BOGOR] Garam suci (Sal Sapientia) yang telah didoakan merupakan salah satu sarana untuk mengusir roh-roh jahat. Garam suci juga menghilangkan pengaruh kutukan, kekuatan susuk, kekuatan gelap dan bisa mengusir pocong.

Selain itu, yang terpenting, garam suci juga menyembuhkan korban atau pasien serta mengatasi guna-guna. Karena itu, kalau Anda penuh iman, tak perlu takut kepada setan atau roh jahat. Pesan dan pengalaman iman itu disampaikan Romo RD Alfons Sebatu PhD dalam seminar bertajuk Psycho-Exorcism di Aula Gereja Katedral Bogor, Jawa Barat, Sabtu (29/9).

Alfons menjelaskan, hal tersebut berdasarkan pengalamannya selama ini dalam mengusir roh-roh jahat. “Kalau kesurupan sedang berjalan, ajaklah pasien bicara dengan suara berwibawa. Kalau perlu sebut namanya dengan rileks, dan katakan engkau akan sembuh secepatnya,” jelasnya. Kalau dia (yang kesuruan) terus berontak, terang Romo Alfons, ulangi saja perintah itu sampai dia rileks.

Apabila pasien percaya pada perintah kita, dia akan rileks dan tidak akan memberontak. Biasanya pasien merespons dengan baik perintah untuk rileks itu. “Kalau dia sudah tenang, dia akan mengikuti perintah kita dengan patuh,” ungkap Romo Alfons.

Dipaparkannya, korban kerasukan biasanya dengan mudah menemukan setan atau roh yang merasukinya. Dianjurkan, gunakanlah pertanyaan seperti, “Apakah engkau sudah temukan setan atau roh yang merasukimu?” Sebab, jika belum, perintahkan ia untuk mencari setan itu sampai menemukannya. Kalau setan itu tidak ditemukan, dia tidak mungkin mengusirnya.  

Dalam Nama Yesus
Di depan ratusan peserta seminar, Romo Alfons menekankan, kalau sudah diketemukan, maka dia harus memerintah setan untuk meninggalkan tubuhnya. Dia harus membuat “Self Exorcism”, dia sendiri mengusir setan. Katakan kepada pasien untuk mengulang perintah untuk agar setan meninggalkan tubuhnya dengan menggunakan kata :

“Dalam nama Yesus dari Nazareth, setan keluarlah dari tubuhku”. Biasanya setelah mengatakan tiga kali dengan perintah yang jelas, pasien akan jatuh pingsan. Kalau dia sudah sadar, doakanlah dia dengan mengucapkan Doa Bapa Kami dan syahadat Aku Percaya. Sesungguhnya, lanjut Romo Alfons, hanya satu dari 5.000 kasus kesurupan disebabkan karena setan. Ini berarti 99,99% tidak disebabkan oleh setan, tetapi karena kasus psikis.

Karena mayoritas kasus kesurupan adalah kasus psikis, pasien harus dirawat dengan menggunakan psikoterapi. Dengan demikian terbanyak kasus kesurupan harus ditangani oleh psikolog, terapis, practitioners, para imam, juga awam yang terlatih.

Alfons Sebatu adalah seorang imam diosesan Keuskupan Bogor, dan juga seorang ahli Psikologi Klinis. Saat ini dia menjabat sebagai ketua Komisi Keluarga Keuskupan Bogor, anggota Dewan Imam Keuskupan Bogor dan President of Pastoral Counseling Center Bogor. 

Romo atau pastor kelahiran Manggarai, Flores, 2 Agustus 1954, ini mendapat gelar S1 dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan  gelar BA Filsafat dari Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta. 

Romo Alfons melanjutkan studi  program pascasarjana, Jurusan Clinical Psychology di University of Philliphines, Quezone City, Phillipines. Selama di Filipina hingga kini dia telah menulis tujuh buku mengenai Psiko-Spiritual, Kumpulan Doa, dan buku spiritual lainnya. Salah satu karyanya adalah Karunia Penyembuhan  (The Gift of Healing).  

Proses Kerasukan
Sementara itu, Pastor Berty Ohoiwutun MSC yang mengutip para exorcist (pengusir setan) dalam materi Kabar Sukacita Agama Katolik yang disiarkan oleh TVRI 13 November 2011, aktivitas setan dapat dikelompokkan dalam dua bagian. Pertama, aktivitas atau tindakan biasa atau normal ialah godaan/pencobaan.

Secara esensial, godaan itu tidak lain daripada rayuan untuk melakukan dosa. Tetapi, supaya berdosa, orang harus menyadari apakah dia sedang melakukan kejahatan moral, jika tidak maka dia hanya bersalah karena ketidaktahuan dan bukan berdosa, seperti dijelaskan dalam Roma 7:15-20 oleh Paulus dengan baik menjelaskan hal ini.

Kedua, aktivitas yang extraordinaril. Aktivitas ini dipandang lebih kuat dari pencobaan. Menurut para exorcist, aktivitas extraordinari ini dapat dikategorikan dalam empat area besar sebagai berikut. Infestation adalah kehadiran aktivitas roh jahat dalam sebuah lokasi atau benda tertentu, seperti rumah hantu. Aktivitas ini lazim tampak fenomena-fenomena seperti berikut, jejak kaki yang misterius, bunyi atau suara.

Fenomena lainnya adalah tertawa dan teriakan yang keras, suhu ruangan yang tiba menurun atau merasakan angin yang dingin tanpa sumber yang jelas, barang menghilang tiba-tiba, kehadiran bau yang aneh. Demikian pula pintu dan jendela tertutup dan terbuka dengan sendirinya, peralatan listrik tidak berfungsi dengan tiba-tiba, dan lain-lain.

Oppression atau serangan fisik. Oppresi sering mengambil bentuk luncuran angin yang berhembus pada seseorang atau adanya goresan yang muncu secara misterius pada tubuh. Ada orang yang miliki tanda asing atau bahkan huruf muncul di kulit mereka, sementara yang lain mengklaim ditekan ke bawah atau keluar dari tempat tidur oleh kekuatan yang tidak kelihatan.

Dalam Injil Lukas dikisahkan, Yesus menyembuhkan seorang ibu yang dirasuki roh jahat hingga bungkuk punggungnya, (Luk 13:10-16). Umumnya, tipe ini ditujukan kepada mereka yang dekat dengan Tuhan, seperti para suci (Santa Catarina dari Siena, Santa Teresa dari Avila, Santo Yohanes Maria Vianey, dan lain-lain).

Para korban oppresi, seperti ditulis kitab Ayub lazimnya menderita dalam karya, kesehatan dan hubungan mereka. Tujuannya, agar mereka terisolasi dan putus sehingga berbalik meninggalkan Allah. Obsession disebut juga godaan roh jahat.

Jenis ini melibatkan serangan yang intens dan tetap pada pikiran korban. Lazimnya, pikiran obsesif dan kacau balau itu terjadi secara intens, sehingga korban tidak mampu untuk membebaskan dirinya. Pikirannya praktis dikuasai oleh roh jahat. Bahkan, bisa mendorong korban untuk mencederai orang lain, memprofankan ekaristi. Sering obesesi mempengaruhi mimpi seseorang dan menyengsarakan korban pada malam hari.

Possesion/kerasukan adalah aktivitas paling spektakuler dari Iblis dan paling jarang. Untuk jenis ini, iblis biasanya mengambil kontrol sementara atas tubuh seseorang, berbicara dan bertindak melaluinya tanpa pengetahuan orang itu. Kontrol ini terutama terjadi ketika korban berada dalam “situasi krisis” di mana korban masuk dalam keadaan setengah sadar.

Lalu faktor-faktor apa saja yang memungkinkan seseorang itu dirasuki/dikontrol oleh setan? Pertama-tama harus dikatakan bahwa kerasukan roh jahat tidak akan terjadi kecuali Tuhan mengizinkan. Ini tampak kontradiksi, tetapi maksudnya supaya seseorang itu semakin disucikan dan menjadi baik dalam hidupnya.

Menurut Gereja Katolik ada 4 faktor yang memungkinkan seseorang mengalami possession. Pertama, praktik ilmu gaib atau penyembahan berhala, misalnya sulap atau sihir. Karena itu, dalam KGK 2116, Gereja Katolik dengan tegas melarang adanya praktik-praktik seperti itu. Kedua, kutukan/sumpah, karena menyebabkan penderitaan orang lain. kutukan dapat menyebabkan perceraian, kegagalan dalam bisnis, memperparah penyakit, mengundang kerasukan, dan lain-lain.

Ketiga, serah diri kepada setan. Termasuk kategori ini adalah mereka yang masuk dalam pengikut/penyembah setan yang menambah kekuatan roh jahat dengan mempersembahkan dirinya atau keluarganya kepada seorang iblis. Keempat, hidup penuh dosa. Karena dosa, seperti dikatakan KGK, merupakan perlawanan melawan Allah, sebuah pemutusan persatuan dengan Tuhan. Lebih dari itu dosa dapat membuat pintu bagi possession. [SJM/M-15]

Kamis, 12 Oktober 2017

Puisi cinta dalam bahasa latin ( untuk menguji korban benar-benar kerasukan atau pura pura)

Puisi cinta dalam bahasa Latin

Et factus est stricta desiderium in pectore,
Convoluta passus MISERABILIS
I de anima
Infrequenti de dolor debitum ad miss

In hac metuo condimentum
Diligenter et invulnerabilis est sapor
Deesset hoc metuo solent
Num sic diligenter

Custodies me in toto corde suo
Et quod candelabrum ex amore ardens,
Non dimisit ne unam quidem secundum obscuriora,
Omnia enim propter vos

Non est amor absque oculis?
Etsi ad momentum uoluit
Immunis est cordibus carcerem
Shackles desiderari propter vos

Evigilavi in palatio meo devotum
Ku tueri moenia percayaku
Ku ornatis cum omnia keihklasanku
Ku keteguhanya curam ex animo

Amoris et pacis crearet
Fatis, non merenggutmu
Si teneat immortalitate vitae
Sum Deus capacissima
Controlling omnia, quae volo,

Sum Angelus custos,
Quae cum vobis ad tempus SLU
Amor meus, in toto corde tuo,
Amor vitae

Et non obliviscaris ad vos
et odio
Pauci tot fabulas temporibus
Gaudium et tristitia brsama
Est difficile ad oblivisci:

Impossibile est ipsum odio
Quia tam memorabilem
Quia tam alto
Crede mihi mea
Unus es amica mea

Ut si omnia est
Et erat mempesonaku
Et facta sunt, semper operam invite
Neque vero animo vastitatem

Dico gradum tegasku
Lenta gemintar eum
Try ad confirma propositum in circuitu
In sudore vultus cruciatus, congregatis omnibus,

Sed non levis semita
Et sic esset valde bumpy iter in praeceps
Via vero tarn contineri
Et conculcationis, et ne repellas me ut vitam?

Rabu, 16 Agustus 2017

Dasar Kekuatan Iman : Latihan Rohani

Satu hal yang sering dilupakan oleh banyak orang, bahwa sebelum dapat menolong/membantu orang lain, kita perlu menolong/membantu diri sendiri. Sebelum memperhatikan dan mencintai orang lain kita harus memperhatikan dan mencintai diri sendiri. Begitupun dalam hidup doa; sebelum mendoakan/menjadi pendoa bagi orang lain, kita mesti terlebih dahulu menghidupi kebiasaan doa dalam diri kita sendiri. Dasar dari kekuatan iman salah satunya yaitu latihan rohani melalui doa. Kebiasaan berdoa sangat baik karena siapapun itu "tidak mungkin berbuat dosa sambil berdoa" . Para penjahatpun yang "menjimatkan" doa ,tidak akan berbuat kejahatan sambil berdoa. Di tempat yang penuh dosa sekalipun, doa dan tempat doa selalu diperlakukan dengan pantas.
Oleh sebab itulah penulis mengajak untuk menghidupi tradisi doa Gereja Katolik. Jika saudara kita yang Islam memiliki 5 waktu ibadah sholat, mala kita punya 7 waktu Doa Harian + 1 Matutinum.

Dasar biblis dari doa harian Gereja Katolik yaitu  Mzm 119:164 " Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil".

Tidak berdoa bukan berarti kita lalu berdosa, tetapi patut kita ketahui bahwa doa adalah salah satu senjata melawan penyebab dosa.

Di bawah ini penulis menawarkan pola berdoa yang selama ini penulis susun untuk dijalankan setiap hari, namun sejujurnya penulispun masih jatuh bangun dalam menjalankannya. Rasa malas dan jenuh adalah penyakit utama dalam berdoa.

Penulis memilih beberapa doa yang menurut penulis menyempurnakan komposisi doa sehari penuh, seperti sebagai berikut :

1. Devosi kepada Sengsara Yesus
2. Devosi kepada Roh Kudus
3. Devosi kepada Bunda Maria
4. Devosi kepada 7 Malaikat Agung
5. Devosi kepada Santo Benediktus dari Nursia

Untuk kematangan rohani alangkah baiknya melakukan kebiasaan ini:

1. Sering mengikuti MISA/menyambut komuni.

2. Menerima Sakramen Tobat( dianjurkan 3 bulan sekali/ minimal 2 kali dalam setahun).

3. Puasa setiap jumat. Pantang rabu dan jumat (mingguan diluar yang wajib di masa prapaskah).

Pembagian waktu berdoa harian:

1. Laudes (Doa Fajar Menyingsing) Pkl 03.00.

Doa-doanya:
a. Te deum/Madah Allah Tuhan Kami

b. Lima belas Doa Sta.Briget dari Swedia ( Doa penumbuh karunia adikodrati)

c. Rosario 7 Duka Maria
( mengandung 7 karunia khusus bagi pendoa)

d. Litani 7 Duka Bunda Maria
( mengandung 7 karunia khusus bagi pendoa)

e. Ditutup ofisi pagi( download Brevir di Play Store)

2. Primus/Prime ( Doa awal pagi) Pkl. 06.00

Doa-doanya:

a. Doa Angelus/Malaikat Tuhan(masa biasa) atau Ratu Surga (Masa Paskah)

b. Doa kepada Allah Roh Kudus

c. Doa mohon 7 Karunia Roh Kudus

d. Litani Roh Kudus

e. Doa Perisai St. Patrick

Tambahan : ( diperjalanan )
Keterangan : Doa-doa singkat yang tidak akan menganggu fokus perjalanan saat didaraskan.

a. Syahadat Para Rasul, 1 x kemuliaan

b. 1 x Bapa kami, 3 x Salam Maria, Kemuliaan, Terpujilah..., Doa Fatima

c. Doa kepada Malaikat Mikael

d. Doa kepada Malaikat Pelindung

e. Doa kepada Santo Pelindung
( contoh : Sto. Robertus Bellarminus/sesuai nama baptis)

f. Doa kepada Santo Kristoforus (pelindung perjalanan)

g. Doa Medali Santo Benediktus dari Nursia

h. Doa Perisai St. Patrick

3. Tertia/Terce ( Doa awal tengah hari) Pkl. 09.00

Keterangan : Doa pendek saja karena ini termasuk jam sibuk, sifat doa yaitu untuk menyegarkan.

Doanya: Anima Christi/Jiwa Kristus

4. Sekta/Sext ( Doa Tengah hari ) Pkl. 12.00

Doa-doanya:

a. Doa Angelus/Malaikat Tuhan(masa biasa) atau Ratu Surga(masa Paskah)

b. Dilanjutkan ofisi siang ( download Brevir di play store )

5. Nona/None ( Doa setelah tengah hari ) Pkl. 15.00

Doa-doanya:

a. Doa Inti Jam Kerahiman ( harus pas dipukul 15.00 )

b. Doa Jalan Salib singkat

c. Novena Kerahiman Ilahi

d. Doa Koronka Kerahiman Ilahi
( Yesus berjanji mengabulkan segala permohonan baik di jam ini )

e. Doa wasiat : Kepada Yesus Yang Wafat di Salib, Kepada Salib Suci, kepada Bunda dari Hati Kudus Yesus ( mengandung janji-janji perlindungan khusus )

f. Litani Kerahiman Ilahi

6. Vespers ( Doa sore ) Pkl. 18.00

Doa-doanya :

a. Doa Angelus/Malaikat Tuhan(masa biasa) atau Ratu Surga( masa paskah )

b. Rosario Pembebasan

c. Doa kepada 7 Malaikat Agung

d. Dilanjutkan ofisi sore ( download Brevir di play store )

7. Completarium/Compline ( Doa penutup/sebelum tidur ) Pkl. 21.00

Doa-doanya:

a. Doa Rosario

b. Devosi kepada Bapa Suci Santo Benediktus dari Nursia ( Doa Medali, Doa kepada St. Benediktus dari Nursia, dan Novena kepada St. Benediktus dari Nursia )

c. Ditutup doa Completarium
( download Brevir di play store )

JAM TAMBAHAN

8. Matutinum ( Doa Tengah malam ) Pkl. 00.00

Doa-doanya : Doa Medali Santo Benediktus dari Nursia

Sekedar Sharing :

Doa-doa ini bukan format resmi dari Gereja meski doa-doanya adalah doa-doa resmi Gereja. Format ini adalah hasil pilihan penulis berdasarkan kebutuhan. Penulis mengambil 4 Doa Brevir saja dari 7 karena yang 7 hanya disajikan dalam buku brevir khas biara. Doa brevir yang penulis terapkan hanya doa pagi,doa siang, doa sore , dan completarium. Kekosongan brevir di 3 jam lain penulis isi dengan doa-doa lain.
Format diatas adalah format Jam Kerahiman /mengikuti Pola angka 3 sebagai simbol Tritunggal, maka oleh itu jika dilaksanakan dengan baik setiap 3 jam kita selalu diperbaharui dalam doa khusus ini.
Secara jujur penulis mengatakan bahwa penulispun jatuh bangun dalam menjalankan doa harian ini. Terkhususnya yang paling berat yaitu pkl 03.00, pkl 15.00, dan pkl 00.00. Dikarenakan di jam-jam tersebut membutuhkan perjuangan ekstra untuk melawan kantuk dan kenikmatan tidur.
Penulis berharap pengetahuan kita bersama diperkaya melalui tulisan ini. Semoga Tuhan membantu kita setia berdoa. Amen.

DOA PELEPASAN OLEH ORANG AWAM III(DELIVERANCE III)

Keterangan: Doa Pelepasan ini bersumber dari Buku "Seorang Eksorsis Menceritakan Kisahnya" Pastor Gabriele Amorth- Penerbit Marian Centre Indonesia.

1. Doa Melawan Kekuatan Jahat

Kyrie Eleison. ( Tuhan kasihanilah kami).

Allah,Tuhan kami, Raja segala zaman, Yang Maha Kuasa dan Maha Mulia, Engkau yang membuat segala sesuatu dan yang mengubah segala sesuatu hanya dengan kehendak-Mu.
Engkau yang di Babilonia mengubah embun kobaran dari tungku perapian yang "tujuh kali lebih panas", melindungi dan menyelamatkan ketiga anak kudus itu.
Engkau adalah dokter dan tabib bagi jiwa kami. Engkau adalah keselamatan bagi mereka yang datang kepada-Mu.

Kami memohon kepada-Mu untuk membuat tak berdaya, menyingkirkan, dan mengusir setiap kekuatan, kehadiran, dan tipu muslihat jahat; setiap kekuatan jahat, mantera, atau tatapan yang jahat dan seluruh tindakan jahat yang ditujukan melawan hamba-Mu (sebut nama).

Dimana ada kedengkian dan kebencian, berikanlah kami kebaikan, ketabahan, kejayaan dan kemurahan hati yang berlimpah.
Ya Tuhan, Engkau mencintai manusia, kami memohon kepada-Mu untuk mengulurkan tangan-Mu yang penuh kekuatan dan lengan-Mu yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa dan datanglah untuk menolong kami.

Bantulah kami, yang dibuat dalam gambaran-Mu; kirimkanlah malaikat damai ke atas kami untuk melindungi tubuh dan jiwa kami. Semoga ia mencegah musuh untuk mendekat dan menaklukkan setiap kekuatan jahat, setiap racun atau kebencian yang dibuat oleh orang-orang jahat dan dengki untuk melawan kami.
Kemudian, di bawah perlindungan Kuasa-Mu, semoga kami bernyanyi, dalam rasa syukur :" Tuhan adalah penyelamatku,kepada siapa aku akan takut? Aku tidak akan takut terhadap yang jahat karena Engkau besertaku, Allahku, kekuatanku, Tuhanku yang penuh kuasa, Tuhan kedamaian, Bapa dari segala zaman".

Ya Tuhan kami, bermurah hatilah kepada kami, gambaran-Mu, selamatkan hamba-Mu (sebut nama) dari setiap ancaman dan kejahatan dari yang jahat, lindungilah dia dengan mengangkat dia di atas segala yang jahat.

Kami memohonkan ini melalui perantaraan Maria, Bunda yang Teramat Terberkati; wanita yang mulia, Maria yang selalu perawan, Bunda Allah, dari para malaikat agung yang baik, dan dari seluruh para kudus-Mu. Amen.

2. Jiwa Kristus

Jiwa Kristus, kuduskanlah kami.
Tubuh Kristus, selamatkanlah kami.
Darah Kristus, sucikanlah kami.
Air lambung Kristus, basuhlah kami.
Sengsara Kristus, kuatkanlah kami.
Yesus yang murah hati, luluskanlah kami.
Dalam luka-luka-Mu, sembunyikanlah kami.
Jangan kami dipisahkan dari-Mu, Tuhan.
Terhadap seteru yang curang,
lindungilah kami.
Di waktu ajal, terimalah kami.
Supaya bersama para kudus
kami memuji Engkau
untuk selama-lamanya. Amen.

3. Doa Melawan Setiap Kejahatan

Roh Allah, Bapa, Putera dan Roh Kudus, Tritunggal Maha Kudus, Perawan Maria yang tak bernoda, para malaikat, malaikat agung, dan para kudus di surga, turunlah atas aku(dia).Murnikanlah aku(dia) Tuhan, bentuklah aku(dia), penuhi diriku(nya) dengan diri-Mu, gunakanlah aku(dia).
Enyahkanlah seluruh kekuatan jahat daripadaku(nya), hancurkanlah mereka, taklukkanlah mereka, sehingga aku(dia) sehat dan melakukan perbuatan-perbuatan baik.

Enyahkanlah daripadaku(nya) seluruh mantera, guna-guna, ilmu hitam, tenungan, keterikatan, kutukan dan tatapan yang mendatangkan kutukan ; pengerumunan setan,penganiayaan setan, kerasukan setan; seluruh yang jahat dan yang berdosa, iri hati, pengkhianatan, kedengkian; penyakit jasmani, penyakit kejiwaan, penyakit moral, penyakit rohani, penyakit yang bersumber dari setan.

Bakarlah semua kejahatan ini di dalam neraka, agar mereka tidak pernah lagi menyentuhku(nya) atau makhluk lainnya di seluruh dunia.

Aku memerintahkan seluruh kekuatan yang menggangguku(nya)__ Dengan kekuatan Allah yang Maha Kuasa, Dalam Nama Yesus Kristus Penyelamat kami, melalui perantaraan Maria Perawan yang Tak Bernoda __untuk meninggalkan aku(dia) selamanya, dan dimasukkan ke dalam neraka yang kekal, dimana mereka akan diikat oleh Malaikat Agung Santo Mikael, Santo Gabriel, Santo Rafael, malaikat pelindungku(nya), dimana mereka akan dihancurkan di bawah tumit Maria Perawan yang Tak Bernoda. Amen.

4.Doa Untuk Penyembuhan Batin 

( kerasukan terjadi seringkali karena kelemahan psikologis)


Tuhan Yesus, Engkau datang untuk menyembuhkan luka-luka kami dan kesusahan-kesusahan hati kami. Aku memohon kepada-Mu untuk menyembuhkan penyiksaan, yang menyebabkan kegundahan di hatiku(nya) ; aku memohon kepada-Mu, dalam cara yang khusus, untuk menyembuhkan semua hal yang menjadi penyebab dosa. Aku memohon kepada-Mu untuk datang ke dalam hidupku(nya), dan menyembuhkan aku(dia) dari kejahatan-kejahatan psikologis, yang menyerang aku(dia) dimasa-masa awal hidupku(nya), dan dari luka-luka yang disebabkan oleh kejahatan itu, sepanjang hidupku(nya).


Tuhan Yesus, Engkau mengetahui bebanku(nya). Aku meletakkan semuanya ke atas Hati Gembala Baik-Mu. Aku memohon kepada-Mu, __oleh jasa dari luka menganga yang besar di Hati-Mu__untuk menyembuhkan luka-luka kecil milikku(nya). Sembuhkanlah kepedihan-kepedihan dari ingatanku(nya), sehingga tidak satupun yang telah terjadi padaku(nya), akan menyebabkan aku(dia) tetap dalam kepedihan dan kesedihan, dipenuhi dengan kecemasan. Sembuhkanlah, ya Tuhan, semua luka-luka itu yang telah menjadi penyebab, dari seluruh kejahatan yang mengakar di dalam hidupku(nya). Aku(dia) ingin memaafkan, semua orang yang telah melukai hatiku(nya). Lihatlah kepada luka-luka batin itu, yang membuat aku(dia) tidak mampu untuk memaafkan. Engkau yang datang untuk memaafkan hati yang sedih, tolonglah, sembuhkan hati milikku(nya).

Sembuhkanlah, Tuhan Yesus, luka-luka mendalam itu yang menyebabkan penyakit jasmaniku(nya). Aku mempersembahkan kepada-Mu hatiku(nya). Terimalah ya Tuhan, murnikanlah dan berilah aku(dia) perasaan dari Hati Ilahi-Mu. Bantulah aku(dia) untuk menjadi lemah lembut dan rendah hati. Sembuhkanlah aku(dia), ya Tuhan, dari kepedihan yang disebabkan oleh kematian dari orang-orang yang aku(dia) sayangi, yang menekan aku(dia). Karuniakanlah aku(dia) agar memperoleh kembali, kedamaian dan kegembiraan dalam pengetahuan, bahwa Engkau adalah kebangkitan dan kehidupan. Jadilanlah aku(dia) saksi sejati atas kemenangan-Mu dari dosa dan kematian, serta kehadiran-Mu yang hidup di antara kami. Amen.


5. Doa Untuk Pelepasan Akhir


Tuhanku, Engkau seluruh kekuatan, Engkau adalah Allah, Engkau adalah Bapa. Kami mohon kepada-Mu melalui perantaraan dan bantuan dari Malaikat Agung Mikael,Rafael, dan Gabriel untuk pelepasan saudara/i kami ini yang diperbudak oleh yang jahat. Seluruh para kudus di surga, datanglah untuk membantu kami. Dari kecemasan, kesedihan dan obsesi, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Dari kebencian, perzinahan, kedengkian, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Dari pikiran iri hati, kemarahan dan kematian, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Dari setiap pikiran bunuh diri dan aborsi, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Dari setiap bentuk seksual yang penuh dosa, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Dari setiap perpecahan di dalam keluarga kami, dan setiap persahabatan yang membahayakan, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Dari setiap jenis mantera, niat jahat, pertenungan, dan setiap bentuk klenik, kami mohon, bebaskanlah kami, ya Tuhan. Tuhan, Engkau yang bersabda ",Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku yang Kuberikan kepadamu", maka karuniakanlah agar melalui perantaraan Perawan Maria, kami dapat dibebaskan dari setiap mantera jahat dan menikmati kedamaian-Mu selalu. Dalam nama Kristus, Tuhan kami. Amen.

DOA PENYEMBUHAN PENYAKIT SECARA KATOLIK

Keterangan :
Doa ini dalam keadaan biasa dapat dipadukan dengan pengobatan medis caranya yaitu mendoakan doa inti dan doa santo/a kemudian mencampurkan "sedikit" saja GARAM BERKAT ke dalam air minum bagi si sakit.
Doa ini sangat manjur jika pada kasus sakit yang bersifat adikodrati(penyakit yang tak terjelaskan oleh medis). Penyakit adikodrati hampir pasti sebagian besar bersumber pada suatu kekuatan jahat walaupun tidak semua. Segala kuasa jahat tidak betah bertahan jika berhadapan dengan kuasa Ilahi.
Dalam kasus adikodrati dimana pengobatan medis sama sekali tidak ada(tidak mau melayani karna tidak terdiagnosa) maka campurkan AIR SUCI dengan GARAM BERKAT dan oleskan pada kening si sakit sebagai sebuah berkat Tanda Salib kecil.(akan lebih sempurna jika diterimakan Sakramen Pengurapan Orang Sakit oleh Pastor).

DOA INTI PENYEMBUHAN
(Berdasarkan Doa Penyembuhan dalam Koronka Kerahiman Ilahi)

Yesus, semoga darah-Mu yang murni dan sehat mengalir di dalam organ-organ tubuhku(nya) yang sakit ; semoga tubuh-Mu yang murni dan sehat mengubah tubuhku(nya) yang lemah ini ; dan semoga kehidupan-Mu yang sehat dan perkasa mengalir dalam diriku(nya), bila itu benar-benar kehendak kudus-Mu bagiku(nya).

1x Bapa Kami, 3x Salam Maria.
Dilanjutkan doa santo/a sesuai penyakit.

Di bawah ini daftar Santo Santa yang dapat dimintai dukungan doanya untuk sakit tertentu:

1.Batuk : Sto.Quentinus

2.Sakit Leher : Sta. Etheldreda

3.Penyakit kulit : Sto. Georgius

4.Sakit gigi : Sta. Apollonia

5.Luka-luka : Sto. Benediktus dari Nursia

6.Sakit Pernafasan : Sto. Bernardinus dari Siera.

7.Sakit perut(anak) :Sto.Carrolus Boromeus

8.Sakit lutut : Sto.Rocco

9. Sakit Epilepsy : Sto.Yohanes Chrysostomus.

10. Sakit jiwa/mental : Sta. Eustochia

11. Penyakit kelamin : Sto. Leonardus

12. Sakit kepala : Sto.Stefanus Martir

13. Sakit Kronis :Sto.Filipus Benizi

14. Sakit mata : Sta. Lucia

15. Penyakit Menular : Sto. Rochus

16. Sakit Tenggorokan : Sto. Blasius

17. Sakit Jantung : Sto. Yohanes De Deo

18.Sakit perut(dewasa): Sto. Bonaventura

19. Sakit kaki : Sto. Sevatius

20. Sakit telinga : Sto. Pankrasius

21. Sakit kanker : Sto. Peregrinus Laziosi

22. Demam : Santo Hugo dari Cluny

23. Kanker payudara : Sta.Agatha

Sekedar sharing :

Saya pribadi sangat mengutamakan doa dibanding hal-hal lain. Setiap peristiwa hidup terkhususnya sakit pasti ada suatu kekuatan yang menyebabkannya. Oleh karena itu selain berusaha berobat melalui bantuan para medis, kita patut berdoa. Kekuatan yang menyebabkan sakit ada macam-macam :
a. Kuasa Tuhan ( untuk mengajari kita/menegor)
b. Kuasa Dosa ( akibat keteledoran,kesalahan,kealpaan,kerakusan kita sendiri)
c. Kuasa jahat/iblis (akibat serangan iblis dengan tujuan bermacam-macam, guna-guna,atau ilmu hitam)

Oleh sebab itu doa sangat penting dan yang utama karena doa secara langsung membantu menghilangkan penyebab sakit tersebut.
Jika penyebabnya "a" maka melalui doa kita dikuatkan atau jadi sadar apa dosa salah saya,atau bahkan kita diberi perasaan bahagia sudah diberi penyakit untuk mengecap setitik kecil penderitaan Yesus.
Jika "b" maka doa kita bisa memohonkan pengampunan/menghapus dosa kesalahan.
Jika "c" maka doa kita dapat menghilangkan pengaruh buruk kuasa jahat.

Saya pribadi bukan orang yang akrab dengan dunia medis. Seperti moto sebuah balsam " dikit-dikit jangan minum obat " itulah yang saya terapkan. Sampai saat ini saya tidak pernah masuk rumah sakit untuk rawat inap, paling parah hanya disuntik itupun karena demam. Sakitnya saya hanya sakit kecil seperti maag,sakit kepala, flu dan batuk. Berkat doa dan hidup secara sehat dengan alam dan sesama saya dapat menikmati hidup secara sehat. Namun catatannya saya tidak menganjurkan anda untuk mengabaikan pemeriksaan kesehatan yang rutin. Jangan turuti diri saya yang memang tipe alergi dengan dunia pengobatan saya lebih senang pengobatan tradisional daripada modern.
Semoga tulisan ini berguna bagi kita semua. Tuhan memberkati kesehatan kita sekalian. Amen.

"Doa selalu lebih baik daripada percaya ke dukun atau paranormal"

USAHA MENGGANTI KEBIASAAN TAHAYUL ,MAGIC,DENGAN WARISAN DOA KATOLIK

Indonesia adalah negara yang masyarakatnya masih akrab dengan berbagai macam Urban Legend(mitos dan legenda leluhur) yang terungkap melalui berbagai upacara-upacara ritual.
Seringkali di abad modern,masyarakat masih mempraktekkan berbagai upacara-upacara bersifat kedukunan atau bisa disebut magic.
Terutama saat seseorang mengalami masalah-masalah hidup yang tidak mampu terjawab oleh akal(logika) dan ilmu pengetahuan.
Contoh : saat sakit didiagnosa oleh dokter tidak ada sakit secara medis,lalu larinya ke perdukunan,paranormal dll.
Misalnya bangkrut,patah hati,gelisah,bingung larinya kedukun,paranormal untuk dapat susuk,ilmu,bahkan mempraktekkan pelet.

Seharusnya hal ini tak perlu terjadi dan tetap menjadi kebiasaan karena penulis percaya tidak ada masyarakat Indonesia yang tidak beragama setidaknya di dalam ktp.

Orang-orang Katolik pun tidak lepas dari fenomena seperti ini,mengaku Katolik berumur tapi saat mendapati masalah demikian tetap juga beralih ke praktek-praktek di luar KeKristenan.

Sebagai orang Katolik sejati,kita mesti memahami bahwa Gereja bukan hanya tempat beribadah saja. Gereja menawarkan diri sebagai solusi bagi segala masalah hidup terutama masalah hidup yang adikodrati(masalah yang tidak wajar,tak mampu dijawab logika dan ilmu pengetahuan).
Oleh sebab itu,penulis mengajak umat Katolik untuk datang ke Gereja untuk mengkonsultasikan masalah-masalah kepada pihak Gereja terutama Pastor Paroki. Pastor Paroki akan memberikan nasehat dan saran sekiranya apa yang harus dilakukan.
Tinggalkan dunia perdukunan dan paranormal dan datanglah ke Gereja.

Di bawah ini penulis mendaftarkan beberapa kemungkinan jalan keluar untuk beberapa masalah.

1. Hidup tidak tenang,gelisah,takut,patah hati.

a. Doa Rosario Pembebasan
b. Doa Koronka Kerahiman Ilahi
c. Sakramen Pengakuan Dosa

2. Sakit yang tak terdiagnosa medis.

a. Sakramen Pengurapan Orang Sakit
b. Novena  terutama Kepada Maria,Yesus,dan Yudas Tadeus
c. Menggunakan sakramentali Garam berkat dan air suci(dioleskan sebagai tanda salib di dahi penderita sakit)

3. Gangguan kuasa jahat( iblis,setan,guna-guna,pelet)

a. Doa yang saya muat di blog ini dapat dipilih salah satu sesuai keinginan untuk melakukan Eksorsisme Pribadi(sangat dianjurkan oleh Gereja)

b. Memercikkan atau menaburkan garam berkat atau air suci sekeliling ruangan tempat tinggal secata teratur.

c. Sering memberkati diri sendiri dengan air suci dengan tanda salib di dahi terutama sebelum dan sesudah berdoa.

Keterangan tambahan :
Kebiasaan mengatasi masalah dengan tradisi doa sangat baik untuk menghindarkan kita dari perbuatan menyekutukan Tuhan. Magic apapun namanya,baik Blackmagic atau Whitemagic tetaplah suatu sumber kekuatan yang menomorduakan Tuhan.
Magic hanya akan memperparah keadaan ,karena Yesus berkata TIDAK MUNGKIN IBLIS MELAWAN IBLIS SENDIRI "Demikianlah juga kalau Iblis mengusir Iblis, iapun terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri; bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?"  (Mat 12:26).
karena itu hanya kuasa Allah yang mampu membantu kita mengatasi segala masalah yang bersifat adikodrati(tidak wajar dalam ukuran logika dan ilmu pengetahuan).

Untuk sekedar nasehat,JANGAN JUGA TERBURU-BURU MENGKLAIM SEGALA HAL SEBAGAI FENOMENA ADIKODRATI BUKTIKAN DULU MELALUI LOGIKA DAN ILMU PENGETAHUAN.

Semoga Tuhan melindungi kita sekalian. Amen.

Sekedar Sharing :
1. Penulis pernah menempati rumah yang sudah lama tidak ditempati dan terbengkalai. Tak berkunci tapi tak satupun orang pernah berani memasuki untuk tujuan mencuri. Bagi masyarakat sekitar rumah tersebut sangat terkenal angker. Tetangga bersaksi seringkali mendapati aktivitas-aktivitas adikodrati di rumah dan sekitar rumah tersebut.
Bahkan pemilik rumah ( yang adalah keluarga penulis sendiri "Om") tidak pernah berani menginap di rumah tersebut.
Pada saat penulis menempatinya, rumah masih dalam tahap renovasi sehingga terkesan angker dan kurang aman. Penulis mendapati fenomena adikodrati hanya pada hari pertama, dan setelah itu barulah pemilik rumah berterus terang mengenai keadaan rumah tersebut (cerita mengenai keangkeran rumah tersebut baru diberitahu oleh para tetangga dan pemilik rumah setelah penulis mengalami fenomena aneh ). Penulis tidak mau main-main dengan kuasa jahat, sebulan sekali penulis mendoakan doa eksorsisme pribadi dan memercikkan air suci sekeliling rumah. Memang tidak serta merta menghilangkan si "entitas" tapi berhasil menertalkan gangguan darinya. Selama 2(dua) tahun penulis menempati rumah tersebut dengan aman, para tetangga kagum dan menklaim kalau penulis adalah seorang "pemberani" soalnya sebelumnya untuk mendekat ataupun melintasi rumah tersebut di malam hari para tetangga tidak berani. Penulis hanya tertawa karena semua karena kuasa Tuhan saja. Sekarang rumah tersebut sudah rapi dan selesai direnovasi bahkan dibangun pagar. Om dan tante sering menginap dan tidak takut-takut lagi. Setelah penulis pergi dari rumah tersebut ,rumah ditempati oleh sepupu penulis yaitu anak perempuan dari pemilik rumah yang kebetulan berkuliah di kota itu.

2. Tahun 2009 penulis menjalani magang selama 3 bulan dan mau tidak mau tinggal jauh dari orangtua. Jatuh sakit adalah saat yang paling tidak enak saat kita harus berada jauh dari orangtua. Oleh sebab itu, penulis secara rutin setiap malam berdoa Rosario dengan intensi mohon dihindarkan dari sakit selama menjalani magang. Penulis bersaksi selama 3 bulan tersebut penulis tak sekalipun pernah jatuh sakit.

3. Tahun 2010 Semester 2 kuliah,penulis berhadapan dengan fenomena "kerasukan" katanya. Saat itu penulis masih "hangat-hangat kuku" maksudnya masih percaya sama yang begituan(magic).
Penulis mencoba membantu menggunakan magic menyembujlan si korban. Ternyata tidak mempan, penulis mencoba dengan orasi suci, tidak mempan juga. Akhirnya seorang pastor yang dikaruniai untuk masalah pembebasan roh jahat pun dihubungi dan si korban akhirnua tertolong. Menurut sumber yang penulis percayai, kegagalan penulis itu karena disebabkan oleh mencampuradukkan magic dan doa Kristen. Akibatnya kedua-duanya tidak mempan karena si pendoa memiliki iman yang "hangat-hangat kuku".

4. Tahun 2016 penulis pernah menolong seorang ibu hamil yang setiap malam diincar oleh "palasik"( makhluk jadi-jadian yang menghisap darah dan janin). Pada saat penulis datang, si ibu sudah lemas dan pucat,serta telapak tangan dan kaki dingin seperti es. Penulis mendoakan doa Deliverance dan doa Medali kemudian memercikkan air suci ke seluruh badan si ibu dan sekeliling rumah. Penulis percaya itu berdaya guna karena toh sekarang bayinya sudah lahir dan sangat sehat.

5. Tahun 2016, penulis pernah dipanggil untuk mendoakan keluarga yang mengeluh kalau rumahnya ini kurang enak ditempati, anggota keluarga sakit secara bergantian tanpa penyebab yang pasti. Sakit ringan menurut dokter tapi parah dirasakan mereka sendiri. Bahkan salah seorang anak hampir meninggal dalam sakitnya. Penulis memimpin doa singkat dengan ditutup serangkaian doa-doa Deliverance yang penulis doakan sendiri dalam hati sambil memercikkan air suci ke seluruh ruangan.
Sampai sekarang masih belum terdengar ada keluhan lagi dari keluarga tersebut. Bahkan setiap bertemu di gereja, mereka tersenyum bahagia melihat saya. Saya ikut bahagia untuk mereka.

6. Pada bulan oktober 2017, penulis mendapatkan laporan kasus kerasukan. Setelah datang mengunjungi dan melakukan investigasi, penulis agak meragukan ke-asli-an kasus tersebut. Dalam kebingungan penulis memilih berkonsultasi dengan pastor paroki. Berdasarkan saran dari pastor paroki, tidak masalah mendoakan untuk urusan benar atau tidaknya itu urusan Tuhan bukan urusan kita, kita toh hanya berdoa dan percaya untuk selebihnya itu urusan Tuhan.
Berbekal saran tersebut penulis memutuskan mendoakan korban dengan doa pelepasan sebanyak  6 sesi sekaligus ditutup dengan doa permohonan di dalam ujud Misa.

Jumat, 04 Agustus 2017

LAMBANG/ICON YANG MENDATANGKAN KUASA ALLAH UNTUK MENGHADANG KUASA JAHAT

Lambang atau icon merupakan cikal bakal bahasa. Sebelum manusia mengenal bahasa tulisan seperti sekarang ini,manusia memakai lambang/icon untuk menggungkapkan perasaan,maksud/tujuan nya kepada orang lain.

Lambang atau icon pada dasarnya semuanya baik. Hanya saja dalam upaya balas dendam iblis terhadap Allah, iblis telah merebut beberapa "inventaris" Allah tersebut dan merubah citranya menjadi buruk. Sebagaimana terjadi pada manusia dalam proses jatuh ke dosa.

Oleh kesadaran tersebut,sebagai manusia yang adalah hamba Allah,manusia punya kewajiban untuk mengubah citra buruk tersebut agar kembali menuju kebaikan.

Yesus sendiri telah meneladani melalui proses penggubahan salib dari "tanda hina" menjadi "tanda kemenangan".

Ada banyak lambang/icon yang telah direbut oleh pihak jahat(iblis) kemudian diklaim sebagai hak milik mereka dengan maksud menghujat Allah dan Gereja. Contoh salib Petrus yang diubah menjadi salib Gereja Setan, Triquerta lambang Tritunggal menjadi lambang Setan, Eye of God menjadi mata dajal, dan masih banyak lagi.

Iblis berusaha merebut lambang/icon tersebut karena menyadari kuasa yang terungkap di dalamnya. Oleh sebab itulah kita manusia pun harus mengakui kuasa doa tak terucapkan dari lambang/icon.

Lambang/icon memegang peranan penting dalam usaha melawan kuasa jahat. Saat kita tak mampu lagi berdoa dalam kata-kata maka beralihlah kepada Lambang/icon iman yang mengungkapkan berjuta kata.

Di bawah ini penulis akan mendaftarkan lambang/icon yang selama ini penulis pakai sehari-hari dalam rangka perjuangan melawan kuasa kejahatan.

1. Berupa Benda(Sakramentali)

-Rosario

-Salib Medali St.Benediktus Nursia
-Salib St. Patrick( St.Patrisius)
-Salib St. Brigita dari Irlandia(Brigid's Cross)
-Garam Berkat
-Air Suci

2. Berupa gambar(dilukis pada benda,pintu,atau tempat yang ditargetkan)

-Triquerta (Lambang Tritunggal Mahakudus)
-Solar Cross (Lambang kasar salib St.Patrick)
-Tree of Life (lambang kasar Pohon Kehidupan)
-Crossed Spears (Salib Tombak,lambang kasar penjaga Pohon kehidupan dan bisa juga melambangkan Salib St.Andreas)
-Brigid's Cross (lambang kasar salib St Brigita)
-Triple Holy (segitiga dengan tulisan Sanctus melambangkan Tritunggal Mahakudus)
-Alpa Omega (lambang kasar Alpa dan omega yang saling tindih,mengungkapkan Allah)
-Chi Rho (lambang kasar nama Yesus dalam huruf "x" yang berkepala huruf "p".)
-I'AM THAT I'AM (lambang kasar nama Allah yang diperkenalkannya sendiri kepada Musa; " AKU ADALAH AKU")

Keterangan tambahan:
Penulis untuk sementara ini hanya memakai lambang/icon tersebut sehari-hari dengan alasan yakin akan kemurniaan maknanya. Untuk lambang lain penulis belum berani mencoba memakainya karena masih "ambigu" maknanya bagi penulis.
Oleh sebab itu penulis berharap para oembaca dapat memberikan masukan sekira ada lambang/icon lain yang dapat kita pakai dalam proses melawan kuasa kejahatan.

Catatan : Lambang/icon harus memiliki kepraktisan dalam melukis(gambar) atau mendapatkannya(benda),terutama harus berhubungan dengan perlawanan kuasa kejahatan secara langsung dari riwayatnya.
Penulis memilih lambang/icon diatas dengan alasan tersebut juga.